Nyeri otot setelah berolahraga sudah tidak asing lagi bagi banyak orang, terutama pemula dan mereka yang kembali ke kelas setelah istirahat. Ini mungkin muncul beberapa jam setelah berolahraga dan menjadi paling terlihat setelah 24-72 jam. Kondisi ini disebut nyeri otot yang tertunda, atau krepatur.

Mengapa otot terasa sakit setelah berolahraga?

Alasan utama krepatur adalah aktivitas fisik yang tidak biasa, yang menyebabkan kerusakan mikroskopis pada serat otot dan memicu proses pemulihan. Ini sering terjadi terutama setelah latihan dengan penurunan berat badan yang lambat, squat, lunge, dan gerakan lain dengan fase eksentrik. Selama proses pemulihan, tubuh beradaptasi dengan beban, sehingga dengan latihan rutin, pekerjaan serupa biasanya mengurangi rasa sakit.

Apakah normal jika otot Anda sakit selama beberapa hari?

Nyeri ringan hingga sedang, yang berangsur-angsur berkurang selama beberapa hari, biasanya merupakan reaksi normal terhadap beban yang tidak biasa. Pada saat yang sama, tidak adanya rasa sakit tidak berarti bahwa latihan itu tidak efektif: otot dapat menguat tanpa kekuatan yang nyata. Jika rasa sakitnya parah, meningkat seiring waktu, dan disertai dengan pembengkakan yang nyata atau gerakan terbatas, itu tidak boleh dianggap sebagai reaksi normal terhadap olahraga. Dalam kasus seperti itu, lebih baik mencari bantuan medis. Urin berwarna gelap, kelemahan otot yang nyata, atau pembengkakan otot yang signifikan memerlukan evaluasi segera oleh dokter.

Bagaimana cara mengurangi nyeri otot setelah berolahraga?

**1. Bergerak secara moderat.** Jalan kaki yang tenang dan aktivitas ringan untuk sementara dapat mengurangi kekakuan. Anda tidak harus berhenti bergerak sepenuhnya jika Anda menginginkannya. **2. Tidur yang cukup.** Tidur yang cukup membantu tubuh pulih dari aktivitas fisik. **3. Makan makanan yang seimbang.** Dapatkan cukup protein, karbohidrat, dan energi total untuk memperbaiki otot Anda. **4. Menjaga keseimbangan air.** Minum air putih sesuai rasa haus dan perbanyak asupan saat berkeringat banyak. **5. Tingkatkan beban secara bertahap.** Jangan mencoba melakukan jumlah pengulangan maksimum atau secara dramatis meningkatkan beban kerja Anda setelah istirahat panjang.

Apakah mungkin berolahraga jika otot Anda masih sakit?

Dengan nyeri ringan, Anda dapat melakukan latihan pada kelompok otot lain atau melakukan latihan ringan. Namun, dalam kasus rasa sakit yang parah, lebih baik memberi waktu pada otot untuk pulih dan tidak mengejan secara intensif sampai kondisinya membaik.

Kesimpulan

Nyeri otot setelah berolahraga paling sering dikaitkan dengan beban yang tidak biasa dan proses pemulihan alami. Untuk membuat kemajuan, Anda tidak perlu secara khusus mencari warisan. Olahraga teratur, peningkatan olahraga secara bertahap, nutrisi yang tepat, dan istirahat akan membantu meningkatkan kebugaran fisik tanpa risiko cedera yang tidak perlu.